Referensi Desain Interior dan Karakter Yang Cocok dengan Karaktermu

wpcdesigndeck.com – Setiap manusia memiliki karakter dan kepribadian yang khas. Dan kekhasan ini akan nampak di semua hal termasuk dalam desain interior yang jadi pilihannya untuk mendekor rumah atau ruangan yang bersifat personal miliknya.

Dalam membuat desaini interior, setiap orang mendapat informasi yang sesuai preferensinya. Sehingga bermunculanlah ide-ide desain yang dapat dipilih. Untuk kamu yang sedang bingung mencari referensi desain interior, kamu bisa simak ulasan di bawah ini yang mungkin salah satunya cocok dengan karaktermu:

  1. Klasik

Detail yang lengkap dan berat akan terlihat di setiap sudut ruangan. Mulai dari perabotan dengan ukiran dan pahatan yang rumit dan dari bahan yang mahal hingga penggunaan ornamen dengan warna lembut dan gelap seperti tekstur kayu, gorden tebal serta jangan lupakan lampu kristal yang mewah yang jadi ciri khasnya.

Desain klasik sangat diminati oleh mereka yang mencintai kemewahan, kelas sosial tertentu dan mempunyai selera tinggi. Tentu saja desain ini harus didukung dengan perawatan dan keamanan yang sesuai.

  1. Tradisional

Konsep ini biasanya mengacu kepada pengalaman masa kecil ketika berada di kampung halaman atau faktor budaya yang masih dipelihara. Walaupun tradisional, bukan berarti ornamen yang digunakan murahan dan pasaran. Karena untuk memiliki aksesoris bernuansa tradisional yang terbuat dari bambu dan kayu, bisa membuat pecintanya harus mengocek kantong lebih dalam.

Tipe ini memberikan nuansa yang lebih terang, back to nature dan segar dengan sentuhan tanaman hijau. Pemilihan warna lebih banyak ke warna soft yang memberi kesan nyaman dan menunjukkan karisma kedewasaan pemiliknya.

  1. Modern

Konsep modern banyak dianut oleh para eksekutif muda yang lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. Konsep ini menganut kepraktisan dalam fungsi dan kemudahan perawatan.

Ruangan akan ditata sesimpel mungkin untuk menunjang kesibukan pemiliknya dengan dipenuhi nuansa warna netral dan aksen secukupnya. Ornamen pada perabotan  dipilih seminim mungkin dengan mengesankan garis-garis tegas yang sederhana. Untuk membuatnya menarik, pemiliknya akan memberikan garis asimetris sehingga ruangan terkesan seimbang dan tidak monoton.

  1. Minimalis

Pemilik rumah dengan desain minimalis hanya mementingkan fungsi bukan aksen. Biasanya desain ini banyak digunakan di rumah-rumah dengan ukuran kecil. Sehingga konsep minimalis membantu interior menjadi full function tanpa membuat ruangan menjadi sesak.

Warna yang digunakan merupakan warna netral dan soft untuk memberi kesan luas. Beberapa perabotan bahkan didesain multifungsi sehingga bisa dilipat atau disimpan ketika tidak dibutuhkan. Mengingat keterbatasan lahan dan mahalnya harga rumah, desain minimalis menjadi pilihan tepat untuk mendesain rumah tetap homy.

  1. Industrial

Tipe desain ini mencerminkan orang yang menyukai material terbuat dari metal dan terinspirasi dari pabrik atau suasana mekanik lainnya. Hal ini terlihat dari aksen yang dipilih seperti dinding berupa tekstur bata kasar, sekrup dan sisa baut yang dijadikan aksesoris hingga pipa-pipa saluran air di dalam ruangan yang terlihat. Beberapa perabotan bahkan dibuat dari bahan daur ulang.

Pemilihan warna disesuaikan dengan ornamen yaitu berwarna natural dan lebih gelap dan didukung dengan tata cahaya yang lebih redup.

Apapun desain interior yang akan kamu pilih, pastikan kamu merasa nyaman dan tidak terbebani dengan harganya. Karena rumah yang nyaman menjadi alasan kita berlama-lama berada di dalamnya. Sedangkan desain interior merupakan kreatifitas kita dalam menerjemahkan rasa nyaman ke dalam bentuk real yang dapat dilihat dan disentuh.